Kewirausahaan Sesi 2
Halo semuanya, selamat datang di blog pribadi saya, perkenalkan nama saya Khairunnisa R.Y saya merupakan Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin menjelaskan mengenai "Analisis VRIO, Kegunaan Analisis VRIO secara umum, dan Implementasi Analisis VRIO dalam Bisnis".
Apa sih analisis VRIO itu? Vrio merupakan suatu alat untuk menganalisa sumber daya internal dari perusahaan dan kemampuan untuk mengetahui apakah perusahaan dapat menjadi sumber keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Dalam analisa VRIO, perusahaan akan menganalisa dari empat pertanyaan sebagai berikut:
- Valuable, yang dimana kerangka analisa ini adalah apakah perusahaan memilki sumber daya yang menambah nilai dalam memanfaatkan peluang dan bertahan dalam menghadapi ancaman. Jika jawaban dari pertanyaan tersebut adalah iya, maka sumber daya dapat diasumsikan berharga.
- Rare, yang diperoleh dari satu atau sangat sedikit perusahaan merupakan sumber daya yang dianggap langka. Jika sumber daya dapat dikatakan langka dan berharga maka perusahaan memiliki keunggulan kompetitif sementara.
- Ininimitable, sumber daya yang memiliki biaya tinggi akan sulit ditiru, dibeli, dan digantikan oleh perusahaan pesaing. Dalam hal imitasi perusahaan pesaing memiliki dua cara yaitu dengan cara langsung meniru/menduplikasi sumber daya dan menyediakan produk atau jasa sebanding.
- Organized to Capture Value, pada hal ini perusahaan harus mengatur sistem manajemen, proses, kebijakan, struktur dan budaya organisasi untuk dapat sepenuhnya menyadari potensi yang berharga, langka dan mahal agar dapat mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Implementasi Analisis VRIO dalam bisnis Pasta, dalam hal ini saya memiliki ide bisnis makanan ringan, yaitu bisnis makanan yang dapat dimakan sebagai makanan sarapan pagi ataupun makanan camilan dengan berbahan dasar dari adonan tidak beragi berbahan tepung gandum durum (semolina) yang dicampur dengan air atau telur dan dibentuk menjadi lembaran-lembaran atau bentuk-bentuk yang beragam, yang kemudian dimasak dengan cara direbus atau dipanggang. Implementasinya, yakni :
- Valuable, yang akan dilakukan dalam bisnis pasta ini ialah melakukan diferensiasi produk, dengan cara melakukan suatu perbaikan kualitas produk yang mencakup bentuk, fitur, kinerja, kesesuaian mutu, daya tahan, serta kemudahan untuk diperbaiki dan juga berinovasi membuat rasa pasta yang unik dan memiliki bentuk yang menarik karena beda dengan yang lain. Lalu, melakukan diferensiasi citra dengan cara membuat suatu brand logo yang bagus dan unik agar dapat lebih mudah diingat oleh masyarakat luas, serta melakukan iklan melalui penjualan online seperti Instagram, Facebook, ShopeeFood dan melakukan penjualan lewat WhatsApp.
- Rare, dalam hal melakukan bisnis pasta ini, sumber daya yang digunakan ialah sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidangnya. Dengan menghadirkan sumber daya manusia sebagai chef yang memiliki keahlian di bidangnya, maka proses pembuatan serta penyajian makanan ringan pasta ini menjadi lebih higienis dan menjadi looks good serta taste good yang membuat bisnis pasta ini menjadi memiliki keunggulan yang kompetitif.
- Ininimitable, dengan adanya SDA Chef yang memiliki keahlian dibidangnya serta memilki bahan baku yang terjamin kualitasnya mutu baik, maka perusahaan bisnis pasta ini memiliki biaya tinggi akan sulit ditiru, dibeli, dan digantikan oleh perusahaan pesaing.
- Organized to Capture Value, dalam pelaksanaannya, dapat melakukan pelayanan dengan baik serta melakukan sistem pembelian secara offline maupun online. Kemudian, membuat sistem free ongkir kepada pelanggan yang membeli pasta lebih dari 3 paket dan sistem pemesanan usaha pastai ini dapat dilakukan melalui ShopeeFood, Go-Send melalui aplikasi Gojek dan Facebook melalui kontak lewat Whatsapp. Sekian materi yang saya sampaikan.
Berikut lampiran foto ide bisnis pasta yang dijalankan :

Komentar
Posting Komentar